<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Islam - darularkan</title>
	<atom:link href="https://www.darularkan.or.id/tag/islam/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.darularkan.or.id</link>
	<description>Lembaga Pendidikan Islam</description>
	<lastBuildDate>Wed, 06 Aug 2025 01:01:28 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.8.3</generator>

<image>
	<url>https://www.darularkan.or.id/wp-content/uploads/2022/06/cropped-darularkan-logo-1-32x32.jpeg</url>
	<title>Islam - darularkan</title>
	<link>https://www.darularkan.or.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">211426496</site>	<item>
		<title>Bolehkah Wanita Berkarier dalam Islam?</title>
		<link>https://www.darularkan.or.id/bolehkah-wanita-berkarier-dalam-islam/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=bolehkah-wanita-berkarier-dalam-islam</link>
					<comments>https://www.darularkan.or.id/bolehkah-wanita-berkarier-dalam-islam/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[fahrija romadhoni]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 06 Aug 2025 00:55:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[darul arkan]]></category>
		<category><![CDATA[Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[peran islam]]></category>
		<category><![CDATA[peran wanita]]></category>
		<category><![CDATA[wanita karir]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.darularkan.or.id/?p=1857</guid>

					<description><![CDATA[<p>Di era modern ini, banyak wanita muslim yang bekerja dan memiliki karir di berbagai bidang kehidupan, ini sudah menjadi hal yang biasa dilihat. Perempuan tidak hanya bertugas sebagai ibu rumah tangga, tetapi juga berkontribusi dalam bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, serta pemerintahan. Namun, di tengah perkembangan fenomena tersebut, muncul berbagai pandangan yang berbeda-beda. Ada kalangan yang [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://www.darularkan.or.id/bolehkah-wanita-berkarier-dalam-islam/">Bolehkah Wanita Berkarier dalam Islam?</a> first appeared on <a href="https://www.darularkan.or.id">darularkan</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Di era modern ini, banyak wanita muslim yang bekerja dan memiliki karir di berbagai bidang kehidupan, ini sudah menjadi hal yang biasa dilihat. Perempuan tidak hanya bertugas sebagai ibu rumah tangga, tetapi juga berkontribusi dalam bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, serta pemerintahan. <a href="https://journal.unuha.ac.id/index.php/JPIA/article/view/148/122">Namun, di tengah perkembangan fenomena tersebut, muncul berbagai pandangan yang berbeda-beda. Ada kalangan yang berpandapat bahwa wanita dapat berkarir selama tidak melanggar aturan syariat Islam, sedangkan ada pihak lain yang menilai wanita lebih baik tetap berada di lingkungan rumah dan tidak terlibat dalam pekerjaan. Perbedaan pandangan ini sering kali menimbulkan kebingungan, bahkan berujung pada pemahaman yang salah tentang hukum Islam itu sendiri.</a></p>
<h4>Islam Mengakui Peran Aktif Wanita</h4>
<p>Islam menghargai dan mengakui peran Perempuan dalam kehidupan Masyarakat. Sejak zaman Nabi Muhammad SAW, perempuan sudah aktif dalam berbagai bidang tanpa kehilangan martabatnya sebagai wanita muslim. Contohnya, Khadijah RA juga istri Nabi merupakan seorang pembisnis yang sukses dan sangat demawan. Selain itu, Aisyah RA juga dikenal sebagai tokoh yang memiliki ilmu yanga sangat luas. Maka dari sinilah kita bisa melihat bahwa islam tidak menghalangi perempuan untuk terlibat dalam kegiatan publik selama mereka tetap mematuhi aturan syariat. Dengan menjalankan tata krama dan batasan yang ditetapkan perempuan bisa berperan aktif dalam masyarakat tanpa bertentangan dengan prinsip-prinsip agama islam.</p>
<h4>Hukum Wanita Bekerja Dalam Islam</h4>
<p>Dalam islam, wanita diperbolehkan bekerja dan membangun karir selama tidak melanggar aturan syariat islam. Hal ini didasarkan pada dalil-dalil dari Al-Qurán dan hadist yang menunjukkan bahwa perempuan memiliki hak untuk beraktivitas di luar rumah, selama tetap menjaga kehormatan dan menjalankan tanggung jawabnya sebagai seorang muslimah. Contohnya, dalam surah Al-Qashah ayat 23, terdapat kisah dua orang perempuan yang menggembala ternak ayahnya, mereka menunjukkan bahwa aktivitas kerja perempuan diakui dalam Islam, termasuk bekerja adalah hal yang boleh kecuali jika ada dalil yang melarangnya.</p>
<h4>Syarat Dan Batasan Wanita Berkarir Dalam Islam</h4>
<p data-start="163" data-end="630">Islam membolehkan wanita untuk bekerja, namun terdapat sejumlah syarat dan ketentuan yang perlu dipatuhi agar tetap sejalan dengan nilai-nilai syariah. Salah satunya adalah kewajiban menutup aurat secara benar dan menjaga kehormatan diri sebagai bentuk ketaatan kepada ajaran Islam. Selain itu, jenis pekerjaan yang dijalani harus halal dan tidak melibatkan unsur haram, seperti praktik riba, aktivitas maksiat, atau bentuk eksploitasi yang merendahkan martabat.</p>
<p data-start="632" data-end="1015">Bagi wanita muslim yang telah menikah, bekerja tidak boleh mengabaikan peran utama sebagai istri dan ibu. Prioritas terhadap keluarga tetap menjadi hal yang utama, sehingga keseimbangan antara karier dan tanggung jawab rumah tangga harus dijaga. Mendapatkan izin dari suami juga menjadi bagian penting, sebagai wujud penghormatan serta upaya menjaga keharmonisan dalam rumah tangga. Dengan memenuhi prinsip-prinsip tersebut, wanita muslim dapat tetap berkarier secara profesional tanpa mengesampingkan aturan agama.</p>
<h4>Pandangan Ulama Dan Praktik Nyata</h4>
<p>Mayoritas para ulama, baik yang klasik maupun kontemporer, sepakat bahwa wanita diperbolehkan bekerja selama tetap mengikuti aturan syariat Islam. Ulama seperti Imam Al-Ghazali, Ibn Hazm, hingga ulama modern seperti Yusuf Al-Qaradawi, berpendapat bahwa pekerjaan perempuan itu sah-sah saja, asalkan tidak melanggar prinsip agama. Dalam kehidupan sehari-hari, banyak wanita muslimah modern yang mampu bekerja secara profesional tanpa mengabaikan kewajiban agamanya, seperti menjadi dokter, guru, pengusaha, atau pejabat publik, sekaligus menjaga aurat dan akhlaknya.</p>
<p>Kehadiran wanita-wanita ini menunjukkan bahwa bekerja bukan hanya untuk mencari penghidupan, tapi juga bisa menjadi bentuk ibadah dan kontribusi sosial, selama tujuannya untuk kebaikan dan dikerjakan sesuai dengan aturan syariat. Dengan demikian, islam tidak mengabaikan peran Perempuan, justru memberikan baginya untuk berkembang sesuai dengan fitrah dan petunjuk syariat.</p>
<p><em>Penulis: Viky Anjarwati | Editor: Fahrija Romadhoni</em></p>
<p>&nbsp;</p><p>The post <a href="https://www.darularkan.or.id/bolehkah-wanita-berkarier-dalam-islam/">Bolehkah Wanita Berkarier dalam Islam?</a> first appeared on <a href="https://www.darularkan.or.id">darularkan</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.darularkan.or.id/bolehkah-wanita-berkarier-dalam-islam/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">1857</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Momen Santri Darul Arkan Merayakan Idul Adha</title>
		<link>https://www.darularkan.or.id/momen-santri-darul-arkan-merayakan-idul-adha/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=momen-santri-darul-arkan-merayakan-idul-adha</link>
					<comments>https://www.darularkan.or.id/momen-santri-darul-arkan-merayakan-idul-adha/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[fahrija romadhoni]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 06 Jun 2025 09:27:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Inspiratif]]></category>
		<category><![CDATA[Berbagi Kebaikan]]></category>
		<category><![CDATA[Hari Besar Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Hari Raya Kurban]]></category>
		<category><![CDATA[Idul Adha]]></category>
		<category><![CDATA[Idul Adha 2025]]></category>
		<category><![CDATA[Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Santri]]></category>
		<category><![CDATA[yayasan darul arkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.darularkan.or.id/?p=1763</guid>

					<description><![CDATA[<p>Idul Adha adalah hari raya atau hari besar kedua bagi umat Islam setelah hari raya Idul Fitri. Hari raya Idul Adha diperingati sebagai pengingat kisah pengorbanan Nabi Ibrahim AS dan anak lelakinya yaitu Nabi Ismail AS. Pada tahun ini, Idul Adha jatuh pada tanggal 6 Juni 2025 (1446 H). Pada hari tersebut juga dikenal sebagai [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://www.darularkan.or.id/momen-santri-darul-arkan-merayakan-idul-adha/">Momen Santri Darul Arkan Merayakan Idul Adha</a> first appeared on <a href="https://www.darularkan.or.id">darularkan</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-weight: 400"><a href="https://www.cimbniaga.co.id/id/inspirasi/perencanaan/memahami-makna-dan-sejarah-idul-adha-lebih-dalam"><span style="vertical-align: inherit"><span style="vertical-align: inherit"><span style="vertical-align: inherit"><span style="vertical-align: inherit"><span style="vertical-align: inherit"><span style="vertical-align: inherit"><span style="vertical-align: inherit"><span style="vertical-align: inherit">Idul Adha adalah hari raya atau hari besar kedua bagi umat Islam setelah hari raya Idul Fitri.</span></span></span></span></span></span></span></span></a><span style="vertical-align: inherit"><span style="vertical-align: inherit"><span style="vertical-align: inherit"><span style="vertical-align: inherit"><span style="vertical-align: inherit"><span style="vertical-align: inherit"><span style="vertical-align: inherit"><span style="vertical-align: inherit"> Hari raya Idul Adha diperingati sebagai pengingat </span></span></span></span></span></span></span></span></span><span style="font-weight: 400"><span style="vertical-align: inherit"><span style="vertical-align: inherit"><span style="vertical-align: inherit"><span style="vertical-align: inherit"><span style="vertical-align: inherit"><span style="vertical-align: inherit"><span style="vertical-align: inherit"><span style="vertical-align: inherit">kisah pengorbanan Nabi Ibrahim AS dan anak lelakinya yaitu Nabi Ismail AS. Pada tahun ini, Idul Adha jatuh pada tanggal 6 Juni 2025 (1446 H). Pada hari tersebut juga dikenal sebagai hari kurban, umat muslim akan melaksanakan penyembelihan hewan kurban. Kegiatan ini merupakan bentuk ketaatan dan pengorbanan kepada Allah SWT. Selain itu, Idul Adha juga mengajarkan kita tentang nilai-nilai keikhlasan, kesabaran, dan kepedulian sosial melalui pembagian daging hewan kurban kepada yang membutuhkan.</span></span></span></span></span></span></span></span></span></p>
<p><span style="font-weight: 400"><span style="vertical-align: inherit"><span style="vertical-align: inherit"><span style="vertical-align: inherit"><span style="vertical-align: inherit"><span style="vertical-align: inherit"><span style="vertical-align: inherit"><span style="vertical-align: inherit"><span style="vertical-align: inherit">Bagi santri Darul Arkan yang sedang menempuh pendidikan di perantauan, perayaan Idul Adha memiliki makna lebih. Bukan sekedar sekedar mengikuti anjuran umat Islam, tapi juga tentang menjaga semangat dan nilai kebersamaan meskipun jauh dari keluarga. Momen ini bisa menjadi waktu yang tepat dan kesempatan untuk saling mempererat tali persaudaraan antar sesama santri dan masyarakat sekitar. Dengan demikian, kebersamaan akan tetap terjaga meski mereka berada jauh dari keluarga.</span></span></span></span></span></span></span></span></span></p>
<figure id="attachment_1766" aria-describedby="caption-attachment-1766" style="width: 800px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="wp-image-1766 size-large" src="http://www.darularkan.or.id/wp-content/uploads/2025/06/WhatsApp-Image-2025-06-06-at-15.42.01-1024x768.jpeg" alt="" width="800" height="600" srcset="https://www.darularkan.or.id/wp-content/uploads/2025/06/WhatsApp-Image-2025-06-06-at-15.42.01-1024x768.jpeg 1024w, https://www.darularkan.or.id/wp-content/uploads/2025/06/WhatsApp-Image-2025-06-06-at-15.42.01-300x225.jpeg 300w, https://www.darularkan.or.id/wp-content/uploads/2025/06/WhatsApp-Image-2025-06-06-at-15.42.01-768x576.jpeg 768w, https://www.darularkan.or.id/wp-content/uploads/2025/06/WhatsApp-Image-2025-06-06-at-15.42.01-1536x1152.jpeg 1536w, https://www.darularkan.or.id/wp-content/uploads/2025/06/WhatsApp-Image-2025-06-06-at-15.42.01-2048x1536.jpeg 2048w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" /><figcaption id="caption-attachment-1766" class="wp-caption-text"><span style="vertical-align: inherit"><span style="vertical-align: inherit">Hewan Kurban untuk pelaksanaan Idul Adha. Sumber: Dokumentasi Editor.</span></span></figcaption></figure>
<p>&nbsp;</p>
<p><span style="font-weight: 400"><span style="vertical-align: inherit"><span style="vertical-align: inherit"><span style="vertical-align: inherit"><span style="vertical-align: inherit"><span style="vertical-align: inherit"><span style="vertical-align: inherit"><span style="vertical-align: inherit"><span style="vertical-align: inherit">Sementara itu, pada tanggal 7 Juni 2025, para santri Darul Arkan akan ikut aktif dalam pelaksanaan penyembelihan kurban di Masjid Jami&#8217; Al-Azhar, Pasar Minggu. Mereka juga akan ikut dalam kegiatan pendistribusian daging kurban kepada masyarakat sekitar. Ini akan menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi para santri. Melalui pelaksanaan penyembelihan ini, mereka akan belajar arti keikhlasan, tanggung jawab, dan kerja sama dalam menjalankan ibadah bersama.</span></span></span></span></span></span></span></span></span></p>
<p><span style="font-weight: 400"><span style="vertical-align: inherit"><span style="vertical-align: inherit"><span style="vertical-align: inherit"><span style="vertical-align: inherit"><span style="vertical-align: inherit"><span style="vertical-align: inherit"><span style="vertical-align: inherit"><span style="vertical-align: inherit">Dengan demikian, pengalaman merayakan Idul Adha di perantauan, meski tanpa kehadiran orang tua, para santri akan semakin memahami makna kurban yang sesungguhnya. Bukan sekedar tradisi anjuran dalam Islam, melainkan pengorbanan dalam menjalani hidup. Mereka memahami bahwa ikhlas adalah salah satu kunci utama dalam setiap tindakan. Selain itu, empati dan kepedulian sosial yang tinggi juga menjadi nilai penting yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.</span></span></span></span></span></span></span></span></span></p>
<p><em><span style="vertical-align: inherit"><span style="vertical-align: inherit"><span style="vertical-align: inherit"><span style="vertical-align: inherit"><span style="vertical-align: inherit"><span style="vertical-align: inherit"><span style="vertical-align: inherit"><span style="vertical-align: inherit">Penulis: Yogi Arman | Editor: Fahrija Romadhoni</span></span></span></span></span></span></span></span></em></p><p>The post <a href="https://www.darularkan.or.id/momen-santri-darul-arkan-merayakan-idul-adha/">Momen Santri Darul Arkan Merayakan Idul Adha</a> first appeared on <a href="https://www.darularkan.or.id">darularkan</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.darularkan.or.id/momen-santri-darul-arkan-merayakan-idul-adha/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">1763</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Memperkuat Jati Diri: Pentingnya Syiar Islam dalam Masyarakat Modern</title>
		<link>https://www.darularkan.or.id/memperkuat-jati-diri-pentingnya-syiar-islam-dalam-masyarakat-modern/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=memperkuat-jati-diri-pentingnya-syiar-islam-dalam-masyarakat-modern</link>
					<comments>https://www.darularkan.or.id/memperkuat-jati-diri-pentingnya-syiar-islam-dalam-masyarakat-modern/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fajar A. Nugroho]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 12 Feb 2024 08:18:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Syiar]]></category>
		<category><![CDATA[Syiar Islam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.darularkan.or.id/?p=1386</guid>

					<description><![CDATA[<p>Nilai-nilai keagamaan seringkali dihadapkan pada tantangan yang kompleks di era globalisasi yang begitu berkembang pesat. Namun, sebagai seorang Muslim, menjaga dan memperkuat identitas agama adalah kewajiban yang tidak dapat dihindari. Salah satu cara utama untuk melakukan hal ini adalah melalui syiar Islam. Pengertian Syiar Islam Syiar Islam dapat didefinisikan sebagai serangkaian aktivitas yang bertujuan untuk [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://www.darularkan.or.id/memperkuat-jati-diri-pentingnya-syiar-islam-dalam-masyarakat-modern/">Memperkuat Jati Diri: Pentingnya Syiar Islam dalam Masyarakat Modern</a> first appeared on <a href="https://www.darularkan.or.id">darularkan</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Nilai-nilai keagamaan seringkali dihadapkan pada tantangan yang kompleks di era globalisasi yang begitu berkembang pesat. Namun, sebagai seorang Muslim, menjaga dan memperkuat identitas agama adalah kewajiban yang tidak dapat dihindari. Salah satu cara utama untuk melakukan hal ini adalah melalui syiar Islam.</p>
<p><strong>Pengertian Syiar Islam</strong></p>
<p>Syiar Islam dapat didefinisikan sebagai serangkaian aktivitas yang bertujuan untuk menyebarkan dan mengajarkan ajaran Islam kepada masyarakat luas. Syiar Islam meningkatkan pengetahuan tentang Islam dan memperkuat identitas keagamaan umat Islam. Diharapkan bahwa orang Muslim dapat membawa perubahan positif dalam masyarakat melalui dakwah, pendidikan, kegiatan sosial, dan pengamalan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari.</p>
<p><strong>Pentingnya Syiar Islam di Masyarakat Modern</strong></p>
<p>Sangat penting bagi umat Islam untuk lebih memahami dan mengamalkan syiar Islam di era modern, yang dipenuhi dengan dinamika globalisasi, kemajuan teknologi, dan perubahan sosial yang cepat. Syiar Islam berperan penting dalam membimbing umat Islam agar memiliki peran yang bermanfaat dalam membangun masyarakat yang harmonis, adil, dan sejahtera.</p>
<p><strong>Strategi Efektif dalam Melakukan Syiar Islam</strong></p>
<p>Untuk mencapai tujuan menyebarkan ajaran Islam kepada masyarakat luas, syiar Islam membutuhkan pendekatan yang tepat.  Beberapa strategi yang dapat membantu dalam melakukan syiar Islam secara efektif diantaranya : pendidikan dan pelatihan, kreativitas dalam pendekatan, keterlibatan aktif dalam masyarakat, dialog terbuka, memanfaatkan teknologi, konsisten dan kesabaran.</p><p>The post <a href="https://www.darularkan.or.id/memperkuat-jati-diri-pentingnya-syiar-islam-dalam-masyarakat-modern/">Memperkuat Jati Diri: Pentingnya Syiar Islam dalam Masyarakat Modern</a> first appeared on <a href="https://www.darularkan.or.id">darularkan</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.darularkan.or.id/memperkuat-jati-diri-pentingnya-syiar-islam-dalam-masyarakat-modern/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">1386</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/


Served from: www.darularkan.or.id @ 2026-05-05 00:02:46 by W3 Total Cache
-->